Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6+ Jenis Pohon Waru Untuk Bonsai Yang Harus Kamu Ketahui!!

Jenis pohon waru untuk bonsai berikut ini harus kamu ketahui, terutama bagi kamu yang hobi dengan tanaman bonsai. Karena pohon waru diketahui sebagai salah satu jenis tanaman yang sangat bagus dibuat untuk bonsai.

Pohon waru merupakan salah satu jenis tumbuhan yang sering dimamfaatkan sebagai pohon penghijauan disekitar jalan karena sistem perakaran pada pohon ini tidak menyebar sehingga akarnya tidak merusak jalan.

Disamping itu, jenis pohon yang bernama latin " Hibiscus Tiliaceus " ini juga bisa dijadikan sebagai tanaman bonsai atau tanaman yang dikerdilkan. Lantas, apa saja jenis pohon waru untuk bonsai tersebut? Berikut ulasannya.

BACA JUGA: Jenis-Jenis Anthurium Dan Ciri-Cirinya Lengkap Dengan Gambarnya!!

Jenis Pohon Waru Untuk Bonsai Yang Harus Kamu Ketahui

1. Waru Wayang

Waru Wayang adalah salah satu jenis pohon waru untuk bonsai yang banyak dicari oleh para pecinta bonsai karena jenis tanaman yang satu ini masih cukup langka.

Ciri-ciri daun jenis Waru Wayang yaitu memiliki daun berwarna hijau terang atau hijau muda (hijau pucat) dengan corak yang membentuk pola mirip wayang.

Karena corak pada daunnya yang membentuk pola mirip wayang inilah kenapa jenis tanaman ini dinamakan sebagai " Waru Wayang ".

2. Waru India

Jenis pohon waru untuk bonsai yang harus kamu ketahui berikutnya yaitu Waru India dengan nama latin " Thespesia Populnea ".

Jenis tanaman ini banyak digemari untuk dijadikan tanaman bonsai karena daunnya relatif kecil, dan mempunyai batang serta akar yang cukup unik.

3. Waru Varigata

Jenis Pohon Waru Untuk Bonsai
Waru Varigata
Waru Varigata adalah jenis pohon waru yang relatif baru. Walaupun baru, namun jenis pohon waru ini banyak dicari oleh kolektor untuk dijadikan tanaman bonsai.

Dan sesuai dengan namanya, jenis pohon waru ini mempunyai daun berwarna hijau dengan corak putih sama seperti ciri khas tanamanan varigata pada umumnya.

Selain dijadikan sebagai tanaman bonsai, jenis pohon waru yang satu ini juga banyak dicari untuk dijadikan tanaman penghias taman. 

4. Waru Lokal

Jenis Pohon Waru Untuk Bonsai
Waru Lokal
Jenis tanaman ini umumnya banyak ditemukan secara liar di Indonesia dengan ketinggian mencapai 15 meter dan daun berbentuk jantung berdiameter 20 cm.

Ukuran daunnya yang " cukup " besar inilah yang menyebabkan jenis pohon waru ini kurang diminati untuk dijadikan tanaman bonsai oleh pecinta tanaman bonsai.

Karena untuk mengecilkan daunnya hingga berukuran kurang lebih 2 cm membutuhkan usaha yang sangat sulit sekali.

Walaupun begitu, tidak sedikit juga pecinta tanaman bonsai yang tertantang untuk mengolah tanaman ini untuk dijadikan tanaman bonsai.

5. Waru Merah

Jenis Pohon Waru Untuk Bonsai
Waru Merah
Dilihat dari penampilannya, jenis pohon Waru Merah ini mempunyai penampilan yang hampir sama dengan Waru Lokal.

Perbedaannya mungkin terletak pada percabangannya yang kurang rapat, dan mempunyai daun yang berwarna agak kemerah-merahan.

Hanya saja, Waru Merah adalah salah satu jenis tanaman yang sulit untuk diolah menjadi tanaman bonsai, sehingga jarang ada pecinta tanaman bonsai yang mengolahnya.

6. Waru Jepang

Selain jenis pohon waru diatas, jenis pohon waru lainnya yang juga banyak dijadikan sebagai tanaman bonsai yaitu Waru Jepang.

Hal ini dikarenakan Waru Jepang mempunyai keunikan dan keunggulan tersendiri jika dibandingkan dengan jenis pohon waru lainnya.

Dimana, bentuk daun Waru Jepang ini cukup menyimpang atau berbeda dari kebanyakan jenis pohon waru pada umumnya.

Daun Waru Jepang berbentuk bulat dan lebar sehingga daun jenis tanaman yang satu ini sepintas terlihat seperti mangkuk atau piring. 

BACA JUGA: 12+ Jenis Tanaman Syngonium (Dari Yang Terlangka Hingga Yang Tercantik)

Penutup

Nah, itulah beberapa jenis pohon waru untuk bonsai. Masing-masing jenis sudah dijelaskan bagaimana keunikan, keunggulan, dan kelebihannya.

Selanjutnya, jika kamu tertarik mengolahnya menjadi tanaman bonsai, kamu sudah bisa memilih jenis pohon waru mana yang bagus untuk diolah menjadi tanaman bonsai.